Aliansi Komunitas Seni dan Budaya Bondowoso
Usai Gelar Forum "Seniman Menggugat Sang Kandidat", Begini Kata Fandi Shofan Hidayat
Ketua Aliansi Seni dan Budaya Bondowoso, Fandi Shofan Hidayat. (Foto:Anies Septivirawan/sigapnews.co.id/situbondonews.co.id).
Sebuah kegiatan forum yang bertajuk "Seniman Menggugat Sang Kandidat" yang berlangsung di K5 Art Space, Jalan HOS Cokroaminoto, Blok Rantai Mas Kademangan , Bondowoso, Jawa Timur usai sudah.
Dan kegiatan forum tersebut dihadiri oleh sejumlah komunitas seniman yang terdiri dari seni rupa, musik, teater, tradisi dan juga komunitas ekonomi kreatif.
Menurut Ketua Aliansi Komunitas Seni dan Budaya Bondowoso, Fandi Shofan Hidayat saat ditemui di kediamannya, di Desa Panji Lor, Kecamatan Prajekan mengatakan bahwa,
"Yang pertama, forum ini mengeluarkan pikiran kritisnya, pikiran bebasnya, untuk terlibat aktif berkomunikasi dengan para kandidat, sehingga sepuluh komunitas yang tergabung di dalamnya itu, baik itu seni rupa, seni musik, seni teater, seni tradisi dan sejumlah komunitas lainnya, kita berkumpul menelorkan ide - ide itu dalam rangka menguji visi misi budaya masing-masing calon, seberapa kira - kira bisa merancang atau mempersiapkan perhatiannya terhadap infrastruktur kesenian yang ada. Juga penguatan terhadap kebudayaan, karena sebagaimana kita ketahui Bondowoso ini kan terkenal dengan kota megalithikum," ujarnya, Jumat petang, (15/11/2024).
Pria gondrong yang juga menjadi "Raja Kecil" di Prajekan Lor ini juga menambahkan bahwa, gagasan ini tersembul di tengah perhelatan pilkada serentak nasional.
"Mungkin ini untuk kali pertama kami berhimpun dalam gerakan moral budaya, srawung , liang suksesi kepemimpinan Bhumi Kironggo. Jadi, kami patungan pikiran kritis di bawah payung aliansi komunitas seni dan budaya Bondowoso," ucapnya.
Alumni pada institut seni di Yogyakarta ini pun mengatakan, forum tersebut bertujuan untuk menemukan resolusi budaya.
"Kita berharap agar komunitas ini menjadi aktif, yang selama ini agak alergi politik, kini sudah muncul kesadaran bahwa kita harus terlibat dalam kecakapan - kecakapan dialog yang membangun, sehingga hampir setiap kabupaten ini dalam pilkada serentak pertama ini, ya mulai terjaga, bukan hanya berpikir tentang order. Karena kalau kita lihat selama ini seniman terlibat kan karena order. Dan kita tidak menagih untuk meminta slot -slot pada siapapun yang menjadi nanti, tidak," pungkasnya.
Editor :Anies Septivirawan