Bencana Alam di Kampung Pesisir Desa Gelung
Bencana Alam Hancurkan 6 Rumah, Warung, 15 Kapal Nelayan dan Tangkis Laut Sepanjang 1 Kilometer
Tampak salah satu Nelayan di Desa Gelung yang perahunya rusak berat akibat hujan deras dan angin kencang beberapa hari lalu.
SITUBONDONEWS | PANARUKAN - Bencana alam berupa hujan deras dan angin kencang beberapa hari lalu yang melanda perkampungan pesisir nelayan di desa Gelung, Panarukan, Situbondo, Jawa Timur telah menyisakan cerita duka yang dialami oleh sejumlah nelayan.
Bencana alam tersebut telah menghancurkan enam rumah, warung, 15 kapal nelayan dan tangkis laut (talut) sepanjang satu kilometer.
Salah satu dari ke enam rumah yang rusak berat akibat hujan deras dan angin kencang tersebut adalah milik Siyono.
"Untung saja pada saat peristiwa hujan deras dan angin kencang tidak ada di dalam rumah, karena Siyono sedang berada di Kota Malang. Namun rumahnya rusak berat, ambruk," ujar salah satu tetangga Siyono di halaman rumah korban, Senin,(26/12/22).
Selain rumah milik Siyono ambruk rata dengan tanah, sejumlah pohon mangga di halaman rumahnya juga bertumbangan.
Tidak hanya Siyono yang mengalami kerugian material, Edy, yang juga warga desa Gelung juga bersedih karena perahu slerek miliknya tenggelam dan rusak berat.
Sementara itu menurut kepala desa Gelung, H. Hadi Baikuni mengatakan bahwa, pihaknya berharap agar pemerintah daerah segera tanggap memberikan bantuan untuk desanya yang terdampak bencana.
"Saya berharap kepada pemerintah daerah semoga bisa segera membantu dan memperbaiki kerusakan rumah warga dan tangkis laut atau talut yang telah hancur itu," ujar kepala desa Gelung, H. Hadi Baikuni, Senin, (26/12/2022).
Editor :Anies Septivirawan