Puting Beliung di Desa Talkandang Terjang Rumah Warga
Koramil Kota dan Petugas Gabungan Langsung Berikan Bantuan Paket Sembako
Tampak sejumlah warga desa Talkandang yang terdampak angin puting beliung kini dapat Bantuan Paket Sembako dari Koramil Kota Situbondo, Rabu (19/1/2022).
SITUBONDONEWS | TALKANDANG - Salah satu bentuk kepedulian Kodim 0823/Situbondo,dengan dipimpin oleh pasi Teritorial Kapten Inf Hadi Sutjipto berikan puluhan paket sembako kepada para korban bencana angin puting beliung di Desa Talkandang Dusun Lugundang Barat Dan Dusun Lugundang Timur Kecamatan Kota Kabupaten Situbondo. Rabu (18/01/2022).
Adapun yang hadir dalam rombongan Bhakti Sosial pasi Teritorial Kapten Inf Hadi Sutjipto, Pasi Ops Kapten Inf Basuki Rahmad S.Sos., Danramil 01 Kota Kapten Chb Nasikin, personil Siaga oncol Kodim 0823 Situbondo, anggota Koramil 01 Kota. Kepala BPBD bersama anggota, satpol pp, babinkamtibmas dan Kepala Desa H suryanto Ama beserta perangkatnya.
Bencana Angin Puting Beliung yang menimpa warga Desa Talkandan, Kecamatan Kota telah menghancurkan aliran listrik dan saturumah hancur serta 20 rumah terdampak bencana angin puting beiung.
Baca Juga : Buron Kasus Pembunuhan Tahun 2018 Tertangkap Sepulang Dari Malaysia
Paket sembako langsung diserahkan oleh Danramil setempat kepada perwakilan korban angin puting beliung di 2 dusun Lugundang Barat Dan Dusun Lugundang Timur Desa Talkandang.
Dalam keterangannya, Danramil 01 Kota Kapten Chb Nasikin menyampaikan keprihatinannya atas bencana yang melanda warga di 2 Dusun Talkandang Barat dan Talkandang Timur.
"Saya sangat prihatin dengan bencana angin puting beliung yang telah menghancurkan puluhan rumah warga tersebut," ucapnya.
Menurut Kapten Chb Nasikin saat di konfirmasi mengatakan giat bhakti sosial ini dilaksanakan karena merupakan bentuk prihatin dan kepedulian Kodim 0823/Situbondo terhadap para korban bencana alam angin puting beliung karena para korban bencana merupakan saudara-saudara kita juga.
"Semoga adanya bantuan sembako ini, dapat meringankan beban mereka,” katanya.
Editor :Anies Septivirawan