Program "Memberi dan Mengasihi" (BERSIH) Perhutani Bondowoso Serahkan Bantuan
SITUBONDONEWS | BONDOWOSO - Menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H tentunya lebih tepat jika melakukan kegiatan yang bersifat sosial dan perduli pada sesama kaum muslim dan muslimat utamanya kaum duafa di sekitar kita.
Mengapa tidak? Karena kegiatan berbagi dalam islam sangat dianjurkan sebagai bentuk ibadah dan mengharap akan ridhonya kelak di yaumul qiyamah.
Dan desuai dengan surat edaran serta himbauan kepala Divisi Regional Jawa Timur (Divre Jatim) yang tertuang dalam surat no 704/002.1/Divre jatim/2022 tanggal 13 April 2022 manajemen dan segenap jajaran Perhutani KPH Bondowoso mulai dari petugas kantor sampai lapangan secara sukarela dan serempak melaksanan giat "Bersih" (Memberi dan mengasihi) dengan cara memberikan bantuan kepada masyakat desa sekitar hutan dan penghuni magersaren yang kehidupan ekonominya berada di bawah garis kemiskinan hari ini, Sabtu (23/4/22).
Pemberian bantuan oleh segenap karyawan dan karyawati Perhutani Bondowoso berupa paket lebaran, sembako dan khusus kepada tenaga sukarelawan (Sukwan) yang membantu kegiatan Perhutani juga diberikan bantuan dana secukupnya untuk tambahan menyambut lebaran bersama keluarganya.
Abdul rahim seorang tenaga sukwan, pasca menerima bantuan kepada jurnalis menyampaikan terima kasih atas keperdulian manajemen Perhutani dan dia berharap Perhutani lebih maju lagi ke depannya.
"Insyaallah bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga mas, terangnya.
Sementara itu, menurut Andi Adrian Hidayat, Administratur Perhutani Bondowoso saat dihubungi melalui selulernya menjelaskan bahwa kegiatan yang bersifat sosial memang merupakan rutinitas dilakukan oleh seluruh jajaran Perhutani sedangkan khusus program memberi dan mengasihi (Bersih) pada bulan ramadhan ini pihaknya sengaja melaksanakan pada 10 hari menjelang berakhirnya ramadhan.
"Karena kebutuhan masyarakat biasanya mengalami peningkatan menjelang Idul Fitri tiba," pungkas Andi, Sabtu (23/4/2022).
By. Yulianto kompers Perhutani Bondowoso
Editor :Anies Septivirawan
Source : Humas Perhutani Bondowoso